Paparan Kesiapan Zona Integritas Ladokgi R.E. Martadinata

Paparan Kesiapan Zona Integritas Ladokgi R.E. Martadinata *

Paparan mengenai Kesiapan Ladokgi R.E. Martadinata untuk menyambut Zona Integritas dilaksanakan dengan prokes yang ketat pada hari Jum’at, 25 Maret 2022 di ruang Audit III, Ladokgi RE Martadinata, Jl. Farmasi 1, Kel. Bendungan Hilir, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat

Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/ Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pembangunan Zona Integritas dianggap sebagai role model Reformasi Birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan berkualitas dalam arti lain bahwa Zona Intergritas/ Wilayah Bebas Korupsi merupakan miniatur dari Reformasi Birokrasi di lingkungan TNI Angkatan Laut.

“Integrity atau integritas diartikan sebagai sikap ataupun budaya yang menunjukkan konsistensi antara perkataan dan perbuatan serta sikap untuk menolak segala tindakan tercela yang dapat merugikan diri dan instansinya. Adapun zona digambarkan dengan unit-unit instansi pemerintah yang telah menanamkan nilai integritas di dalamnya.” ujar Wakaladokgi R.E. Martadinata Kolonel Laut (K) drg. Tavip Budi Setiawan Sp. BM dalam sambutan singkatnya.

Membangun manusia berarti membangun mindset aparatur pemerintah untuk enggan, malu, dan merasa bersalah melakukan tindak pidana korupsi/tindakan tercela lainnya. Proses membangun mindset tidak mudah, karena akan ditemukan keengganan bahkan penolakan. Selain itu pula diperlukan waktu yang tidak singkat dengan pembiasaan yang terus menerus.

Kakomed RSGM Ladokgi RE Martadinata Kolonel Laut (K) drg. Suhardi Sp. Ort menyatakan bahwa, “Masih banyak yang harus dikerjakan, tak perlu ragu memantapkan diri menuju zona nyaman baru ini. Pada akhirnya, efektivitas Zona Integritas sangat ditentukan oleh komitmen pimpinan dan seluruh jajaran di dalamnya. Berbagai success story pembangunan Zona Integritas di Indonesia dan di negara lainnya menunjukkan bahwa komitmen menjadi prasyarat (prerequisite) sebuah instansi yang berintegritas. Jika komitmen kuat, maka mewujudkan institusi yang bersih dan melayani melalui Zona Integritas akan menjadi sebuah keniscayaan. Namun jika komitmen lemah, cita-cita menjadi zona integritas hanya akan menjadi sebatas angan dan pencitraan.”

Kegiatan penyiapan ini merupakan pelaksanaan dari perintah Bapak Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, yang menyatakan bahwa unit kerja maupun satuan kerja TNI Angkatan Laut dimanapun harus melaksanakan tahapan pembangunan satuan kerja yang membutuhkan usaha maksimal dengan komitmen bersama seluruh prajurit TNI Angkatan Laut dengan harapan dapat mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerintah yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to Top